Tampilkan postingan dengan label Humoria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humoria. Tampilkan semua postingan

5 Tipe Gebetan yang Nggak Harus Kamu Tahu

Tipe-tipe gebetan di planet bumi. Gebetanmu yang mana?!

Kadang aku suka nanya sama diriku sendriri. “Apa cuma aku ya cewe yang ga pernah memilih pacar berdasarkaan tampang?”. Iya, aku cewe yang cenderung memilih pacar karena nyaman. Ga peduli seberapa jeleknya, yang penting masih berbentuk orang. Kalo aku udah nyaman, aku fine fine aja ngejalaninnya, bahkan mungkin bahagia.

Gebetan Ganteng
Pict from Pixabay
Apalagi aku cenderung suka cowo humoris, pokoknya yang bisa nerima keanehan aku lah. Karena menurut orang-orang aku ini aneh. Biasanya sih dibilang “gila”. Gak lah. Gak seperti orang gila kebanyakan. Tenang aja, aku ga pernah masuk RSJ kok. Cuma hampir aja sih.
Sebenarnya yang mau aku share kali ini adalah tipe-tipe gebetan yang biasanya deketin cewe. Cekibroooott !

Gebetan alay

Biasanya sikapnya ekstrim. Pagi, siang, sore, dan malem bawaannya mau smsn mulu. Dia ga peduli seberapa sibuknya kita. Belum lagi ketikannya yang alay. Haduh benar-benar menguji ketebalan iman. Orang seperti ini sangatlah menyebalkan. Apalagi kalo kita ga begitu suka. Rasanya pingin diblender buat campuran jamu pelangsing.

Gebetan alay tapi serius

Bukan apa-apa sih. Cewe mah butuh waktu. Cinta ga bisa datang gitu aja. Apalagi kamu ga bisa bikin dia nyaman. Apalagi cuman ketemu sekali, terus langsung ngajak pacaran, tunangan, dan nikah. Aduh mblo, dikira kamu lagi goreng tahu? Ah ngajak nikah apa ngajak bercanda tu? Cewe manapun pasti bakalan nolak. Atau bahkan bisa jadi ilfeel. Beri dia celah untuk berfikir. Jangan maen langsung aja. Pemanasan sek toh mas!

NB : Kalo dia emang suka dari awal, ya monggo. Pinter-pinterlah membaca isi hati cewe. Jika hatinya sudah kamu dapatkan, selanjutnya dia akan memberimu jiwa raganya. Katanyaaa..

Gebetan cemen

Aku kasih tau. Cewe itu ada 2 tipe. Cewe yang menuhankan gengsi, dan cewe yang tidak menuhankan gengsi. Bersyukurlah kalo gebetan kamu itu aku. Aku adalah salah seorang cewe yang sama sekali tidak menuhankan gengsi. Karena aku percaya, kalo aku kegedean gengsi, itu ga bakal bikin aku keliatan tambah cantik. Yang ada cowo-cowo malah jijik. Gengsi harus, harus sesuai porsi.
Nah, buat kalian cowo cowo cemen yang mau ngungkapin perasaan aja uda ciut duluan, kalian harus pastikan gebetan kalian itu aku, eh tipe cewe yang ga gengsian. Kalo yang gengsian, hadu hubungan kalian bakalan tetep di situ situ aja men.

Cari cewe kayak aku, eh yang tidak menuhankan gengsi, atau kalian yang harus mulai berani.

Gebetan brengsek

Brengsek disini sangat cocok dikaitkan dengan PHP (Pemberi Harapan Palsu). Sebenarnya, pelaku dan korban sama-sama PHP. Korbannya juga PHP (Penikmat Harapan Palsu).
Gebetan brengsek biasanya seneng banget ngegombal hingga si cewe merasa bahagia dan berharap banyak. Tapi kemudian dia jadian sama yang lain. Dipamerin ke kita lagi! Gimana ga brengsek coba? COWO KEK GINI COCOK BUAT DIJADIIN MAKANAN BUAYA PANUAN!

Tolonglah kalo memang ga suka, jangan membuat cewe berharap. Karena pada dasarnya kita para cewe, mengandung 99% perasaan, dan 1% logika saat menyukai seseorang, pun ketika membencinya.

PRIA BOLEH SAJA MEREMEHKAN WANITA. TAPI JANGAN RAGUKAN KEMAMPUAN WANITA DALAM HAL MEMBENCI!

*Pesan buat cewe : kalo kamu ga mau diPHP-in. Saat dia bilang “sayang” padahal belum ada ikatan, jangan ditanggepin! Jangan terlalu bahagia saat dia bilang “sayang” tapi ga nembak-nembak. Itu mah masih omong kosyong!

Udah sampe disini aja ya kesotoyanku. Kalo ada yang berpendapat lain, monggo share di kolom komentar! Nyari teman berbagi. Ga nyari ribut! :)

*****
Karya: Bukan Raisa

Tips Praktis Untuk Wanita Lajang Yang Ingin Segera Menikah


Pertama belilah sebuah cincin kawin.

cincin kawin murah

Kedua, temui pria idaman kamu lalu jatuhkan cincin tadi di hadapannya.

Terakhir ketika dia mengambilkan cincin dan mengembalikan ke kamu, langsung saja katakan: "Aku Bersedia!"




#kabur

Zuck Linn Novel Komedi Paling Lucu




Halo...

Mungkin sudah banyak yang tahu tentang sejoli salah gaul Zuck Linn dengan berbagai cerita-cerita lucu mereka yang banyak beredar di internet. Tingkah duo tokoh fiksi ciptaan saya ini emang lumayan bikin ngakak dan memiliki cukup banyak penggemar. Nah sekarang kisah mereka hadir dalam bentuk lain berupa novel online yang saya posting di Wattpad.

Nuat teman-teman yang ingin membaca Novel Komedi Romantis paling konyol, seru, gokil bikin ngakak dan sangat menghibur ini secara GRATIS, langsung saja KLIK INI => Novel Zuck Linn






Kumpulan Cerita Lucu Masa Sekolah Dijamin Ngakak Sampai Ganteng


Kumpulan dialog-dialog lucu mengenang masa-masa sekolah yang manis, rame, nakal, norak, lebay, gombal, rusuh, gokil, heboh, goblok, so sweet, romantis, pokoknya nano-nano banget kayak gado-gado. Sebelumnya cerita-cerita lucu ini sudah pernah saya posting di facebook.

Selamat membaca!

******

Bu Guru: "Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam?"

Jabon: "Katak! Di darat dan di air."

Bu Guru: "Bagus. Coba kamu Zuck sebutkan contoh lainnya binatang yang hidup di dua alam?"

Zuck: "Babi ngepet Bu! Di alam nyata dan alam goib! Muahaha..."

Bu Guru: *keselek penggaris*

*****

Bu Guru: "Sekarang sebutkan binatang yang alat kelaminnya di punggung?"

Linn: "Huahahah kalau pipis muncrat ke udara dong Bu?"

Jabon: "Ngaco nih Ibu, mana ada binatang kelaminnya di punggung?"

Bu Guru: "Ada loh!"

Linn: "Apaan Bu?"

Bu Guru: "Kuda lumping!"

Linn: *mikir lama* *kemudian kelas bubar*

*****

Ibu Guru: "Apa lagu kebangsaan Indonesia?"

Zuck: "Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Indonesia aja sampai nggak tau?!"

Jabon: "Dengar ya Bu, kami ke sekolah tuh ingin belajar, bukan untuk ditanya-tanyain seperti ini. Mumet ndasku!"

Linn: "Kalau banyak nanya mendingan Ibu jadi polisi aja."

Bu Guru: *jejelin kapur satu-satu*

*****

Bu Guru: "Baik, sebelum pulang ada yang mau bertanya?"

Zuck: "Saya Bu!"

Bu Guru: "Iya, apa pertanyaannya?"

Zuck: "Maukah Ibu jadi pacarku?"

Bu Guru: "Orang kayak kamu mau jadi pacar Ibu? Huek! Ga pantes!"

Zuck: "Trus orang ganteng kayak saya ini pantesnya jadi pacar siapa dong Bu?"

Bu Guru: "Kamu ini bandel sekali! Sekolah itu yang bener. Belajar dengan serius. Punya cita-cita nggak sih kamu?"

Zuck: "Punya dong Bu.."

Bu Guru: "Apa cita-citamu?"

Zuck: "Dulu cita-cita saya ingin jadi pilot, tapi semenjak masuk sekolah dan ketemu Ibu, cita-cita saya berubah ingin membahagiakan Ibu..

Bu Guru: "Zuck!! Kamu kalau masih saja suka godain Ibu, Ibu akan panggil kepala sekolah!"

Zuck: "Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja biar lebih mesra..."

Bu Guru: "Ampun Tuhan!" *pingsan slow motion*

Guru Cantik

******

Bu Guru: "Jabon mana tugasmu kumpulin ke depan..."

Jabon: "Waduh Bu, maaf saya belum sempat ngerjain.."

Bu Guru: "Ngapain saja kamu?"

Jabon: "Saya sakit Bu."

Bu Guru: "Terus Ibu musti maafin kamu samblil bilang wow gitu?"

Jabon: "?!"

Bu Guru: "Ibu perhatiin kamu akhir-akhir ini sering nggak ngumpulin tugas!"

Jabon: "Ibu.. Pliss, jangan terlalu perhatian sama saya, saya sudah punya pacar..."

Bu Guru: "Lambemu!" *sambit potlot*

******

Jabon: "Pagi, Bro?"

Zuck: "Bro itu siapa sih Bon?"

Jabon: "Hadeh... Bro itu panggilan keren untuk laki-laki!"

Zuck: "Owh.. Jadi panggilan keren untuk laki-laki itu 'Bro'?"

Jabon: "Yaps!"

Ibu Guru: *masuk kelas* "Selamat pagi anak-anak..."

Zuck: "Selamat pagi, Bra.."

Jabon: "Guoblogh!"

******

Bu Guru: "Lintang, Ibu mau nanya."

Linn: "Tapi jangan yang susah soalnya Bu."

Bu Guru: "Enggak. Jadi gini, cowok tinggi, atletis, ganteng, gagah itu kalo lagi ulang tahun pasnya dikasih apa ya?"

Linn: "Ini pelajaran apa Bu?"

Bu Guru: "Ssstt.. Cuma minta saran, soalnya bentar lagi cowoknya Ibu ultah."

Linn: "Hah?! Jadi cowok Ibu orangnya ganteng, tinggi, atletis?"

Bu Guru: "Iya.."

Linn: "Kalo cowok kayak gitu ultah, kadonya kasih PIN BBM saya aja, Bu.."

Bu Guru: "Dasar jablay rawit! Cwuih!" *ngeludah frontal*

******

Bu Guru: "Ada yang mau bertanya?"

Zuck: "Saya Bu!" *maju* *ngambil bunga di meja guru*

Bu Guru: "Lho kok malah ngurusin bunga. Kamu tadi mau nanya apa?"

Zuck: "Ibu, will you marry me?" *sujud* *nyerahin kembang*

Bu Guru: *ambruk*

******

Bu Guru: "Juki, tugas kamu sini bawa ke depan."

Zuck: "Ini, Bu.." *nyodorin pedang*

Bu Guru: "Astaganagaganteng! Buat apa pedang? Tugasmu Juki, tugas?!"

Zuck: "Iya, Bu. Pedang inilah tugas saya Bu! Karena tugas saya adalah melindungi Ibu dari godaan cowok-cowok keparat."

Bu Guru: "Awhh..." *gigitin baju dinas*

*****

Ibu Guru Cantik

Bu Guru: "Jabon tugas kamu mana?"

Jabon: "Ketinggalan di rumah Bu. Lupa."

Bu Guru: "Yauda gapapa kalo lupa, yang penting kamu nggak pernah lupa mencintai Ibu kan?"

Jabon: "Mhehehe..." *senyum lebar sampai ke kuping*

Zuck: *COTTLAH!* *nendang meja* *cemburu*

*****

Bu Guru: "Baiklah anak-anak, hari ini pelajaran sejarah. Ada yang tau siapa yang membunuh Pangeran Diponegoro?"

Zuck: "Sumpah bukan saya Bu! Saya nggak pernah bunuh orang!"

Woko: "Saya juga enggak Bu! Lo ya Bon yang bunuh? Ngaku?!

Jabon: "Gila lu, Ko, main tuduh aja! Kenal sama pangeran Diponegoro aja enggak gue!"

Bu Guru: "KALIAN BERTIGA?!! SINIIH!!!" *jejelin globe satu- satu*

*****

Bu Guru: "Anak-anak sebutkan tempat paling bersejarah di Indonesia?"

Zuck: "Jakarta!"

Woko: "Surabaya, kota pahlawan!"

Dade: "Kota mati."

Jabon: "Pekanbaru, Bu!"

Bu Guru: "Salah semua!"

Woko: "Salah semua?! Terus benarnya di mana, Bu?"

Bu Guru: "Tempat paling bersejarah itu adalah rumah mantan!"

Zuck: "Halah!" *gerogotin bangku*

*****

Bu Guru: "Anak-anak ada yang tahu siapa penemu telepon?"
Woko: "Emang telepon siapa sih yang hilang?"

Zuck: "Laporin ke tim termehek-mehek aja Bu.."

Jabon: "Cuma telepon aja diributin, tinggal beli lagi di konter ada banyak, yang merek cina cepek juga udah dapat."

Bu Guru: "KALIAN PENGEN TAU RASANYA KELILIPAN KURSI YA?! HAH!" *timang-timang kursi*

*****

Bu Guru: "Jabon! Apa-apaan kamu ini di kelas pake kacamata riben? Cepet copot!"

Jabon: "Enggak, Bu."

Bu Guru: "Jangan bandel kalau dibilangin!"

Jabon: "Ibu rela mata saya katarak gara-gara harus melepas kacamata ini?!"

Bu Guru: "Maksudmu?"

Jabon: "Masa depan saya cerahnya sumpah parah banget, Bu! Nggak kuat saya sama silaunya."

Bu Guru: *tabok buku absen*

*****

Bu Guru: "Kamu ini juga nggak sopan! Baju dikeluarin, lengan dilipat-dilipat! Ini sekolahan Zuck bukan terminal!"

Zuck: "Ibu juga ga sopan, harusnya Ibu pake cadar dong, biar cantiknya ga memancar ke mana-mana?! Ini sekolahan Bu, bukan panggung kontes putri kecantikan!"

Bu Guru: Crudd.. *muntah taplak meja*

*****

Guru Seksi


Bu Guru: "Jabon, ayo kamu maju ke depan."

Jabon: "Ada apa Bu?"

Bu Guru: "Enggak ada apa-apa sih.."

Jabon: "Trus?"

Bu Guru: "Ibu cuma pengen lihat senyum kamu dari jarak paling dekat."

Jabon: "Aduh, Bu..." *mimisan* *lutut lemes*

Zuck: "Tuhaan kirimkanlah aku sebotol baygon.." *ke kantin* *ngutang obat nyamuk*

*****

Jabon: "Itu obat nyamuk nggak jadi diminum?"

Zuck: "Enggak..."

Jabon: "Mubazir lho udah dibeli juga. Katanya mau bunuh diri?"

Zuck: "Gue tadi berangkat sekolah lupa sarapan."

Jabon: "Emang ngaruh?"

Zuck: "Ya ngaruhlah Nyet! Kata Bu Guru, jangan minum obat sebelum makan! Bego lo ya?!"

Jabon: *hening*

*****

Bu Guru: "Selamat pagi anak-anak."

Zuck: "Selamat pagi emak-emak.."

Bu Guru: "Kan? Kamu ini selaluuu aja!"

Zuck: "Yabeginilah saya, selalu cakep setiap waktu.."

Bu Guru: "Serah deh, seraah! Dasar IQ jongkok!"

Zuck: "Eeaa... Berarti kita jodoh dong Ibu?"

Bu Guru: "Jodoh lambemu.."

Zuck: "Saya IQ jongkok, Ibu kalau pipis jongkok. Bukan itu kah jodoh?"

Bu Guru: *lempar papan tulis*

 Guru Imut

*****

Bu Guru: "Selamat pagi Linntang. Ibu senang sekali bisa bertemu kamu lagi hari ini. Apa kabar?"

Linn: "Biasa aja deh, nggak usah sok akrab gitu!"

Bu Guru: "Linn? Aku ini Ibu guru?!"

Linn: "Iya saya tau, yang bilang ibu kota siapa sih?"

Bu Guru: "Sekarang jawab pertanyaan Ibu. Kalau nggak bisa awas?! Di mana pangeran Diponegoro dilahirkan?"

Linn: "Di rumahnya dong, jaman dulu kan belum ada rumah sakit bersalin Bu..

Bu Guru: "Tuhaan..." *nangis di bawah sangsaka merah putih*

******

Bu Guru: "Anak-anak. Ada yang tahu apa fungsi sayap pada pesawat?"

Linn: "Saya tahu, Bu, fungsi sayap."

Bu Guru: "Apa coba?"

Linn: "Untuk mencegah biar nggak bocor ke samping."

*sekelas hening.

*****

Bu Guru: "Jabon kenapa muka kamu kusut sekali?"

Jabon: "Kesiangan bangun Bu, buru-buru sampai ga sempet nyetrika muka.."

Bu Guru: "Emang malamnya kamu ngapain aja Bon?!"

Jabon: "Dih gimana sih? Bukannya Ibu yang tadi malam ngajakin saya teleponan sampai subuh?"

Bu Guru: "Sstt... Jangan keras-keras, Beb.."

Zuck: "Teganya..." *nangis dalam lemari*

*****

Bu Guru: "Jukii! Kurang ajar kamu ya?! Berani sekali kamu merokok dalam kelas?!"

Zuck: "Gue ga merokok Bu. Merokok bisa mengganggu kehamilan dan merusak janin!"

Bu Guru: "Jangan bohong! Itu di sekitar kamu ada asap?!"

Zuck: "Ini bukan asap rokok.."

Bu Guru: "Trus asap apa? Pabrik bikini?"

Zuck: "Ini asap hatiku! Hatiku yang terbakar cemburu gegara Ibu nelponin Jabon sampai pagi. Ngerti gak?!" *banting pintu* *lari ke toilet* *silet-silet nadi*

*****

Bu Guru: "Hari ini hari apa ya Ibu lupa?"

Zuck: "Hari ini kan hari Ibu.."

Bu Guru: "Ngarang aja! Hari Ibu tuh 22 Desember!"

Zuck: "Iya 22 Desember memang hari Ibu, tapi hari ini juga hari Ibu, besok juga hari Ibu!"

Bu Guru: "Kamu ga salah minum obat cacing kan Juk?"

Zuck *senyum tampan ke arah Bu guru*: "Sebab bagi saya, cuma Ibu, yang mengisi setiap hari-hari."

Bu Guru: "Eeaaa... *ngenyot tipe x*

*****

Bu Guru: "Jabon kamu tadi malam nggak belajar ya?"

Jabon: "Lho Ibu kok bisa tau?"

Bu Guru: "Tau dong.."

Jabon: "Iya maaf Bu, soalnya tadi malam saya nonton El Clasico. Barca Madrid!"

Bu Guru: "Nggak usah bohong gitu kenapa sih?"

Jabon: "Beneran Bu, tanya aja sama Zuck kalo nggak percaya tadi malam ada bola."

Zuck: "Iya Bu saya juga nonton bola di TV. TVnya aja sampai gemeteran, dilihatin sama orang-orang ganteng.."

Bu Guru: "Kalo kamu Ibu percaya, tapi Ibu ga percaya kalo Jabon juga nonton bola!"

Jabon: "Nonton Bu..

Bu Guru: "Enggak Bon! Enggak... Tadi malam jelas-jelas kamu datang ke mimpi Ibu.."

Zuck: *banting kaos kaki*

*****

Bu Guru: "Juki kamu tau nggak lagu kebangsaan Bosnia?"

Zuck: "Enggak tau.."

Bu Guru: "Owh yaudah.."

Zuck: "???"

Bu Guru: "Jabon. Kalo kamu tau nggak lagu Cherybelle yang paling terkenal?"

Jabon: "Tau Bu.."

Bu Guru: "Apa?"

Jabon: "You are beautifull..."

Bu Guru: "Ih Jabon, makasih, makasih.." *mukul-mukul pundak*

Zuck: "Doh!" *gebrak meja*

*****

Bu Guru: "Kalian pernah dengar Titanic?"

Linn: "Sering dong Bu. Itu semacam penyakit iya kan Bu?"

Bu Guru: "Itu titanus, Linn!"

Linn: "Eh.."

Bu Guru: "Ada yang tau di mana tempat terjadinya kecelakaan kapal Titanic?"

Jabon: "Saya nggak tau Bu, sumpah. Coba nanya Zuck mungkin dia tau.."

Zuck: "Di RCTI Bu, kadang-kadang juga di Bioskop Trans TV!"

Bu Guru: "Iya, iya. Trus kenapa kapal Titanic tersebut tenggelam?"

Zuck: "Titanic itu terbelah dan akhirnya tenggelam, karena menabrak keteguhan cinta saya kepada Ibu..

Bu Guru: *muntah beha*

Baca Juga: (Cerita Lucu Romantis Ketika Zuck Linn Putus)

Peristiwa-peristiwa yang Bikin Gue Nyesek

Peristiwa-peristiwa yang bikin gue nyesek.




Ditelpon Seseorang Yang Gue Taksir.

She: "Juki, boleh ga aku minta bantuan kamu? Butuh banget nih."

Me: "Siap! Bantuan apa?"

She: "Keluargaku pergi semua, di rumah ga ada orang. Kamu bisa ke sini ga?"

Me: "Owh bisa banget. Gue kesana sekarang."

*sampai di tempat*

Me: "Taraa... Aku datang..."

She: "Wah makasih banget Zuk. Kebetulan di rumah ga ada orang, tolong kamu jagain ya? Aku mau jalan sama cowokku..."

Me: *nyesek jahanam* *kayak pake beha kekecilan*

******

Ketemu Mantan SMA.

Me: "Rita?! Apa kabar?"

She: "Baik Zuk. Kamu sendiri gimana?"

Me: "Yah.. Gue masih gini-gini aja Ta, ga jelek-jelek!"

She: "Hahaha kamu ini.." *nyubit lengan gue* *secara ngegemesin gitu kan*

Me: "Jadi gimana, kamu masih pacaran sama anakan staples itu?"

She: "Rendi maksudmu?"

Me: "Iya Rendi.."

She: "Enggak Zuk, udah setahun ini gue bukan lagi pacarnya Rendi....

Me: "Muahaha.. Apa gue bilang, dia itu emang payah! Namanya aja Rendi! Keren Dikit! Hahaha..

She: "Yagitulah. Rendi bukan lagi pacar gue, dia udah jadi suami gue!"

Me: "Hah?!" *lemes*

******

Curhat sama sahabat.

Gue: "Gue panas lihat itu Bon! Pulang yuk..."

Jabon: "Apaan sih?"

Gue: "Itu, mantan gue lagi jalan sama pacar barunya! Sialan!"

Jabon: "Oh itu.."

Gue: "Mantan gue matanya siwer kayaknya, masak mau sama om om gitu.."

Jabon: "Dilihat dari gaya pacaran mereka, menurut gue hubungan mereka ga lama.."

Gue: "Yang bener?! Makasih Bon.."

Jabon: "Ga lama lagi akan menikah..."

Gue: "Hah?! Jabooon!" *nangis deh gue di pundak Jabon*

*******

Kenalan sama mbak cantik.

Gue: "Ehem.. Ehemm.." *gaya batuk berlendir*

Mbak: "Ih apaan sih?"

Gue: "Ehem.."

Mbak: "Batuk Minum limbah komix aja?"

Gue: "Muehehe.. Maaf Mbak, perasaan pernah liat mbak deh kemaren lewat depan rumah.."

Mbak: "Hah? Depan rumah lu?"

Gue: "Iya, rumah saya."

Mbak: "Owh rumah yang pagernya tinggi itu  ya Mas?"

Gue: "Nah iya, iya, bener!" *makin beringas*

Mbak: "Oh iya saya baru ingat! Kebetulan kemaren tuh aku sama keluarga emang lagi pada refreshing ke kebun binatang, ga sengaja lewat depan kandang Mas. Kok ga nyapa sih mas? Sombong banget. Padahal aku udah lemparin kacang loh!"

Gue: "MBAK?!!" *histeris* *guling-guling di aspal*

******

Nelepon Gebetan.

Me: "Halo Dew. Seneng dong lo udah gue telponin, hehe.."

She: "Iya Juki. Lagi ngapain nih?"

Me: "Lagi mikirin kamu, hehe. Kamu sendiri?"

She: "Aku lagi mikirin dia...

Me: *hening seketika*

She: "Juki! Hei! Kok diam sih?"

Me: "Kenapa sih Dew selalu dia, dia, dia! Lihat aku! Cintaku lebih besar dari cintanya!"

She: "Tapi motornya lebih besar dari motormu, Zuk..

Me: *hening sehening-heningnya* *ini dalem banget* *tanpa sadar air mata meleleh membasahi pipi gue yang jerawatan*

She: "Kamu nangis yah?"

Me: "Enggak!"

She: "Barusan aku intip dari loudspeaker matamu berair?"

Me: "Oh itu gue lagi latihan pipis lewat mata. Udah ya ntar pulsa lo habis!" *matiin hape* *lempar ke kloset* *siram*

******

Ngegombalin Mbak Manis.

Gue: "Eh Mbak, Mbak, tau ga?"

Mbak: "Enggak...

Gue: "Belum Mbak!"

Mbak: *senyum ga selera*

Gue: "Tadi malem saya dapet mimpi yang aneh gitu. Katanya, saya mau dipertemukan sama seorang gadis yang cantikkkk banget.Eh tau nya kejadian sekarang..."

Mbak: "Ihh, kok bisa sama sih?"

Gue: "Wah sama? Jangan-jangan kita...

Mbak: "Tapi mimpinya Mas sih masih mending. Semalem saya malah dapet mimpi buruk."

Gue: "Loh. Mimpi apaan Mbak?"

Mbak: "Mimpi dipertemukan sama cowok yang mukanya kayak ulekan rujak gitu. Eh ternyata sekarang saya justru ketemu cowok yang wajahnya kek pispot karatan! Bayangin deh Mas! Sedih kan gue?"

Gue: "TIDAAAKKKKKKKKKKK!!!!" *teriak ngangkang di tengah jalan* *berharap dilindes trek batubara*

******

Bulan puasa. Ngerayu tetangga cantik yang masih kelas 2 esempe.


Juki: "Dek ntar buka puasa dimana?"

Tetangganya Juki: "Belum tau kak, belum ada yang ngajakin.."

Juki: "Gimana kalo buka puasa sama Kakak aja?"

Tetangganya Juki: "Ga mau ah!"

Juki: "Lho kenapa? Ga usah takut Kakak udah ga gigit kok..."

Tetangganya Juki: "Bukan gitu kakak!"

Juki: "Trus kenapa?"

Tetangganya Juki: "Kata Pak Ustad buka puasa itu disarankan sama yang manis-manis, kakak jelek!"

Juki: *nelan ember*

Harus Bagaimana?!

Harus Bagaimana?!




Katamu jadi cowok musti rajin kerja demi masa depan, tapi begitu aku giat berkerja sampai malam minggu lembur kamu malah ngambek 3 bulan?!


Katamu jadi cowok harus pinter ngasih kejutan, tapi waktu taun baru kemaren aku diam-diam ngeledakin mercon di kamarmu kenapa kamu maki-maki aku?!


Katamu cowok itu sekali-kali harus ngasih kembang pada pacarnya, tapi kenapa kemarin kamu malah ngajak berantem waktu aku beliin kamu kembang api?!


Katamu jadi cowok itu harus bisa memberi yang lebih baik, tapi pernah waktu kamu kepedesan makan bakso, trus minta akua gelas, aku beliin akua galon kenapa kamu justru tampar-tampar akuh?! Ha!


Katamu jadi cowok itu harus perhatian, tapi kenapa tadi waktu aku merhatiin tete ibu-ibu yang lagi nyapu halaman kamu malah ngajak putus?!


Katamu jadi cowok itu harus percaya diri, tapi kenapa saat aku benar-benar percaya diri bahwa diriku ini ganteng kamu malah muntah-muntah?! Kamu hamil? Anak siapa itu?


Katamu jadi cowok juga harus mau menyayangi keluarga pacar, giliran aku menyayangi sepupumu yang seksi itu kenapa kamu ga terima?!


Katamu jadi cowok itu harus pemberani. Kurang berani apa coba?! Dari SD aku udah berani melawan guru?! Suruh berantem sama preman aku juga berani yang penting badannya lebih kecil dari aku? Tapi kenapa kamu malah menuduhku sarap?!


Aku harus gimana?!

Baca Aja Dijamin Lucu. Gak Lucu Gue Rela Diputusin Raisa!



"Sayang, ikut ke rumah aku yuk?"

"Boleh, tapi sebelumnya anterin aku dulu ya, ke rumah kamu?"

"Oke!"

****

BBM-an

"Pagi beb.."

"Pagi..."

"Udah bangun belom?"

"Belom, Mas."

"Yaudah, nanti kalo udah bangun telpon aku yah.."

 "Iya, Sayang!"

****

"Sayang, aku ada tebakan"

"Apa?"

"Coba tebak, aku mau tebakan apa?"

"Kucing!"

"Yak, betul!"

****

"Maap yah sayang baru bales SMS kamu."

"Kemana aja?! Kamu abis SMS-an sama mantan kamu yah?!"

"Enggak kok cuma video call-an doang."

"Oh, kirain..."

*****

"Sayang, kamu tau nggak?"

"Ngak tau, Sayang."

"Aku juga nggak tau. Kira-kira siapa yang tau yah?"

"Siapa ya, hemmm..."

*****

"Sayang, kamu udah mandi?"

"Belum. Kamu?"

"Bbelum juga."

"Gak usah mandi aja yuk?"

"Yuk!"

"Janji ya?"

"Iya, Sayang."

*****

"Beb, aku bisa ngilang lho."

"Ah..masa sih? Gak percaya."

"Coba deh kamu merem."

*merem* "Oh iya Sayang kamu gak keliatan."

"Tuh kan..."

****

"Beb, aku digigit anjing."

"Hah? Obatin, nanti kamu aries loh, Sayang."

"Yang bener? Aku kan Taurus? Digigit anjing bisa ganti zodiak toh?"

****

"Sayang, aku masih di jalan nih, kehabisan bensin."

"Motornya kan bisa dijual, trus duitnya buat beli bensin! Gitu aja pake diajarin sih sayang?"

"Oiya. Maap lupa, Sayang."

****

"Biar cepet ketemunya kamu liat kanan, aku liat kiri ya sayang?"

"Okesip!"

"Ngg tapi siapa yang liat jalan, Sayang?"

"Oh iya."

*****

"Sayang, kamu udah tidur?"

"Udah, Sayang."

"Aku juga udah kok."

****

"Sayang nyalain tv nya dong!"

"Korek apinya mana sayang?"

"Bentar ya sayang aku beli ke warung."

****

"Aku lagi seneng banget, Beb."

"Kenapa? Cerita dong!"

"Aku punya pacar baru!"

"Yeee makan-makan yaa, Sayang."

"Iya, sayang."

****

"Kamu tega banget ngeduain aku sih Sayang?"

"Kan biar kamu ada temennya, Sayang."

"Oh iya juga yah. Makasih ya sayang."

"Oke!"

*****

"Yang, gombalin aku dong."

"Oke. Sayang. Kamu tau gak?"

"Enggak."

"Oke."

"Ih, so sweet."

*****

"Sarapan yuk sayang! Laper nih."

"Sarapan? Inikan udah sore, Sayang!"

"Terus gimana?"

"Yaudah kamu tahan ya, kita tunggu sampe besok pagi."

"Okedeh sayang."

****

"Halo sayang suara kamu putus-putus."

"Apa? kamu minta putus?"

"Iya, putus-putus."

"Oh makan tikus. Kok gak ajak aku sih, Sayang? Jahat!"

*****

"Halo."

"Halo juga sayang lagi ngapain?"

"Ini lagi nelpon."

"Ooh, nanti kalo udah selesai telpon aku ya sayang."

"Iya sayang."

****

"Sayang aku nungguin kamu dandan sambil bbm-an sama selingkuhanku aja ya?"

"Iya gapapa, dari pada kamu bete nungguinnya.."

"Tengs, Sayang."

"Sama-sama."

****

"Sayang ayo tebak aku lagi ada di mana?"

"Eng.. aku ga tau, emang di mana, Sayang?"

"Aku ada di sebelah kamu."

"Oh iya ya."

****

"Jadi kamu pacaran sama aku cuma jadi bahan tarohan doang?"

"Eng.. Iya sayang."

"Siapa yang menang? Kamu? Aaaa love you. Sayang hebat!"

****

"Aku mau ngomong jujur sama kamu."

"Aku juga mau ngomong jujur sama kamu, Sayang."

"Jujur."

"Jujur."

"Jujur."

"Jujur."


****

Lagi? Udah aja ya.

Tips Keren Menghadapi Interview


Tips Keren Menghadapi Interview alias Wawancara Kerja

tips menghadapi wawancara kerja


1. Duduklah dikursi pelamar, jangan minta dipangku HRD hanya untuk nunjukkin kamu orang yang mudah bergaul.

2. Pingsan bukan pilihan terbaik menghindari pertanyaan, kecuali kamu artis.

3. Saat bingung menjawab pertanyaan jangan teriak: "Mohon dibantu yaaa... prok prok prok..."

4. Ketika ditawari gaji awal jangan berkata "Naikin ato pilih tirai nomor 4!"

5. Kalau sudah tidak kuat dengan pertanyaan interview, jangan mencoba mencari kamera dan melambai-lambai.

6. Membantu ibu pergi ke pasar bukanlah pengalaman marketing yang patut untuk diceritakan.

7. Jawab pertanyaan susah dengan: "Bagus... pertanyaan bagus. Menurut anda sendiri bagaimana?"

8. Jangan menekan bibir sang interviewer dan berbisik: "Aku tahu apa maumu..."

9. Saat ditanya pengalaman, jangan dijawab dengan "Maaf pak, saya ga mau inget-inget masa lalu saya, perih rasanya..." (malingin muka)

10. Pada saat hening, jangan memecahkan gelas. Pertama kamu bukan Dian Sastro. Kedua yang beresin siapa entar?

11. Meskipun yang interview itu teman, gak perlu kita "Woy cuy, elu yg interview? Hahay, abis ini kita mabok yuk?"

12. Mencukur kumis hendaknya dilakukan sebelum interview jangan pada saat interview.

13. Kalo ditanya: "Bagaimana seandainya kamu gagal dalam pekerjaan ini?" jawab: "Ya ga papa pak, kesempurnaan ini hanya milik Allah..."


Selamat Melamar Pekerjaan, Semoga Sukses

******



Contoh Perilaku Pasangan yang Posesif


Pernah diposesifin pasangan? Atau justru kamu sendiri yang posesif? Atau tidak pernah dua-duanya? Jangan-jangan jomblo nih, ehehe..

Oke kembali ke topik. Kenapa pacar, suami, istri bisa posesif itu biasanya akibat trauma sama mantan terdahulu: dibohongin, diselingkuhin, dikhianati. Dia berprilaku posesif karena takut kenyesekan serupa terulang kembali.

Bisa juga seseorang jadi posesif karena memiliki pacar populer yang disukai banyak orang. Punya pacar yang cantik banget jadi rebutan banyak laki-laki. Atau punya pacar ganteng jahanam yang putusnya ditunggu oleh jutaan wanita dan ribuan homo.

Diposesifin terkadang bikin bangga, jadi tau betapa sayangnya dia, segitu takutnya dia akan kehilangan. Tapi diposesifin juga sering bikin bete dan tidak nyaman. Buat saya pribadi, diposesipin tidak masalah sih, asal jangan setiap hari dan disampaikan secara tenang damai dan tidak di depan orang lain. Toh sadar tidak sadar, saya juga mungkin termasuk orang posesif.

Pasangan Posesif


Berikut ini contoh stress prilaku para posesifers:

Posesif Lebay

"Pokoknya gantengnya kamu hanya buat aku. Orang lain gak boleh! Kalo kemana-mana wajib pake kostum ninja, biar gada yang bisa lihat wajahmu!"

Posesif Pengamat Sosmed

"Mulai sekarang kamu gak usah main facebook, gak usah twitteran, gak usah instagraman, gak usah viberan, gak usah wasapan, gak ngeline, gak usah tangoan, gak gak usah bbm-an, gak usah blogwalking. Kamu mainnya friendster aja! Paham!"

Posesif Yolanda

"Setiap 30 menit sekali kamu harus selalu sms-in aku, kamu ada dimana, dengan siapa, semalam berbuat apa?!"

Posesif Gila

"Aku mau mulai sekarang kamu rajin begadang, kurangi makan, banyakin ngerokok, ga usah sering mandi, biar kamu kerempeng ga ganteng lagi, biar ga ada cewek lain yang godain kamu!"

Posesif Kuadrat

"Cowok yang boleh ada di kontak teleponmu itu cukup sodaramu, ayahmu dan kakekmu. Nomor cowok-cowok lain hapus! Aku gak suka!"

Posesif Gila

"Kamu di mana Beb? Mandi?! Ah kamu bohong kan?! Gak percaya! Mandi kok jam segini? Mana fotonya biar aku percaya?!"

Posesif Stress

"Mas kalau main ke rumahku gak usah senyum-senyum ke Ibuku gitu deh, nanti Ibuku kegeeran..."

Posesif Bangke

"Kita kalau ke restoran harus bawa sendok sendiri dari rumah, aku gak mau kamu makan pakai sendok bekas bibir cowok-cowok lain!"

Posesif Gombal

"Setuju gak setuju nanti pas kita merit, aku hanya akan ngundang perempuan! Biar gak ada cowok lain yang menikmati kecantikanmu!"

Posesif Parah

"Nanti di jok belakang Ninjamu dipasangin sidik bokong, biar aku tau siapa saja yang kamu boncengin setiap hari! Kudu harus musti wajib! Kalo gak mau gak usah beli ninja, beli supra X seken aja!"

Posesif Gak Jelas

"Setiap malam sebelum tidur, kamu harus kasih aku laporan siapa saja yang ketemu kamu setiap hari. Oke!"

Posesif Aneh

"Enggak! Kamu gak boleh nonton konser Noah! Pokoknya enggak! Ntar Ariel naksir kamu tau! Kita nonton wayang kulit aja!"

Posesif Alay

"Q4m0eh k4l0 f3sbuk4n j9n n93likE st4tu5 c3w3-c3w3 l4iN ea, n4nt! 4k0wH cW3dighh..."

Posesif Goblok

"Foto profil facebook, foto profil twitter, harus pake foto kita. Harus! Biar semua tau kita ini pacaran! Kalau perlu foto KTP juga pake foto kita berdua!"

Posesif Hamil

"Aku gak mau tau Beb, pokoknya kalau kamu pipis harus aku yang nyebokin!"

Posesif Mesum

"Cuma aku yang boleh Mas hayalin pas lagi nyabun, awas yah kalo ketahuan ngehayalin cewek lain!!!"

Posesif Perhatian

"Pokoknya kalau jalan harus liat ke aku terus! Gak boleh tengok kanan kiri!"

Super Posesif

"Nanti kalau udah nikah, Mas bikin anaknya laki-laki aja semua, aku gak mau ada perempuan selain aku yang Mas cintai di rumah tangga kita..."

Beberapa Mitos Aneh di Masa Kecil

Beberapa Mitos Aneh di Masa Kecil


1. Makan harus dihabisin.

Kalau tidak dihabisin nanti ayamnya mati. Pernah diginiin tidak waktu kecil? Saya sering banget! Dan sampai hari ini saya masih gagal paham apa kaitannya antara tidak ngabisin makan dengan kematian ayam. Apakah antara ayam dan anak-anak punya ikatan batin yang sangat kuat, sehingga saat si anak tidak bisa menghabiskan nasi di piring, sang ayam merasa sedih luar biasa lalu mati. Entahlah, silahkan bertanya pada rumput tetangga yang lebih hijau.

2. Tidak boleh makan brutu ayam.

Iya 'brutu' kalau dalam bahasa Ostrali, entah dalam bahasa Indonesia apa namanya. Yang jelas dulu kalau di rumah ada tragedi pembantaian ayam, yang mana itu terjadi paling-paling setahun cuma beberapa kali: pas ada kenduri atau lebaran. Maklum aja jaman purbakala orang melihara ayam lebih banyak untuk dijual di pasar, ketimbang untuk perbaikan gizi anak-anaknya. Sekalinya nyembelih, ayam yang sakit atau ayam sekarat abis ketabrak mobil lewat.

Nah, saat kebetulan ada moment nyembelih ayam seperti itu, saya tidak boleh makan brutu sama orang tua-tua di rumah. "Juki kowe bocah cilik jangan makan brutu, nanti pikunan! Kamu bagian ceker aja, biar besok kalo gede pinter ngais rejeki.."
Saya nurut. Makan ceker yang 95% isinya cuma tulang belulang. Brutu yang pasti lembut, gurih, lezat dan nikmat itu saya abaikan, takut nanti saya jadi pikunan alias pelupa.

Dan kayaknya sikap saya yang tidak pernah makan brutu waktu kecil itu cukup terbukti, saya tumbuh menjadi manusia ganteng yang tidak pelupa, bahkan untuk ngelupain mantan saja susah! Wekawekaweka.

Baca Juga: (Yang Dilakuan Pecandu Rokok Ketika Kehabisan Rokok)

3. Ngantongin batu untuk nahan boker.

Nah ini yang saya lebih ga ngerti gimana ngejelasinnya secara ilmiah, saya bukan ahli bokeromia. Tapi beneran dulu waktu masih esde saya pernah beberapa kali praktek. Saat sibuk, trus keinginan BAB tiba-tiba mendesak, trus males ngakus, saya masukin aja kerikil ke saku celana. Ajaib! Hasrat boker pelan-pelan sirna. Kok bisa yah?

4. Nyapu harus bersih.

Ini untuk anak kecil perempuan. Nyapu harus bersih, berani tidak bersih konsekuensinya kelak pas merit dapat suami brewokan. Anak-anak dulu percaya aja. Kalo nyapu hasilnya selalu bersih berkilau kayak habis di super pel. Biar ntar dapat suami berwajah mulus tanpa bulu. Tidak peduli walo akhirnya pabrik Gillete Goal bangkrut!

Tapi di jaman internet sekarang ini, pemahaman itu udah tidak ngefek. Tidak usah jauh-jauh, keponakan saya yang kelas satu esempe, dibilangin gitu sama neneknya, dengan santainya jawab: "Ciyus Mbah bisa dapet suami brewok?! Wah kalo gitu saya nyapunya ga usah bersih-bersih aja, biar nanti dapet suami brewokan kayak Fachri Albar atau Ridho Roma. Pria brewokan itu idaman gue banget tau ga sih Mbah?! Untuk geli-gelian, hahaha.."

Dasar! Keponakan salah gaul!

Gimana? Pernah ngalamin? Sebenarnya masih banyak sih yang lain tapi ntar aja di lain kesempatan dibahas again.

Bagi saya, semua itu cuma mitos masa kecil, tapi saya percaya mitos-mitos tersebut sengaja dipopulerkan demi kebaikan.

Artikel Seru Lainnya: (Artikel Lucu: Dampak Negatif Sepeda Motor)

Sialnya Jabon, Sebuah Cerita Seram Yang Lucu Abis!

Sialnya Jabon, Sebuah Cerita Seram Yang Lucu Abis!

Setan cantik


Suatu malam Jabon pulang lembur dari tempat kerjanya. Kalau ditilik dari akun Facebook-nya, ia bekerja sebagai karyawan di PT. Cinta Sejati. Padahal aslinya ia seorang satpam toilet di daerah Kemayoran. Dan malam itu sepulang dinas, di jalan dia ketemu gadis cantik.

"Neng, pulang lembur juga ya?" sapa Jabon.

Sang gadis memandang Jabon tanpa respek, kemudian berkata, "Enggak. Sok tau deh!"

"Kalau bukan karyawan, berarti kamu bidadari dong? Abang rela lembur tanpa dibayar asalkan bisa ketemu Neng tiap malam..."

Si gadis cuek dan tak peduli.

"Baju kamu putih bersih, sama seperti hatiku.."

"Masa?"

"Iya. Tidak ada noda satupun yang bisa mengotori hatiku, kecuali senyummu..."

"Gombal aja sana. Pulang sana, kalau rumah Abang kebakaran gimana?"

"Nggak apa-apa. Soalnya kalau ada kamu apinya jadi api asmara, hehe."

Si cewek tersenyum terpaksa. 

"Abang boleh kenalan nggak?" lanjut Jabon.

"Yakin mau kenalan?"

"Yayakinlah. Kalau kamu nggak punya nama berarti bener dong kamu bidadari?"

"Ih lebay deh dari tadi bidadari bidadari mulu. Sekali-kali Abang bangga dong bisa kenalan sama KUNTILANAKK. Ahihihihihih..." kata si cewek sambil melayang ke pepohonan.

"EBUSEEEET!!!!" teriak Jabon sambil kabur dengan cara salto-salto ke belakang.

Baca Juga: (Kisah Gokil Di Hari Minggu)

Besok malamnya Jabon yang baru pulang lembur bertemu cewek cantik lagi. Wah ada cewek malam-malam begini sendirian? Hmm pasti perempuan tidak bener ini, dasar jablay lanang, aku maki-maki ah, batin Jabon.

"Kok disini? Kupu-kupu malam ya?" ucap Jabon to the point.

"Jangan sembarangan ngomong kamu!"

"Malam-malam sendirian, ngapain lagi kalau bukan nunggu pelanggan!"

"Woey jaga mulut kamu!"

"Udah ngaku aja! Malam-malam pakai daster putih, pasti biar gampang bukanya kan?"

"Heh sempak koala! Denger ya! Gue biar kuntilanak juga masih punya harga diri taukk!!! Ahihihihihh...." tawa si cewek sambil melayang dari pohon ke pohon.

"Ja.. Ja.. Jadi.." ucap Jabon terbata-bata sambil perlahan-lahan mundur merangkak.

Besok malamnya lagi, Jabon ketemu cewek cantik lagi dan lagi.

"Neng kok sendirian aja, Abang temenin ya?"

"Jangan ganggu aku dong, Bang!"

"Kenapa emang? Abang nggak gigit kok. Suer!"

"Pacar aku galak banget lho!"

"Halah keciil.. Mana pacarmu itu, biar abang kasih pelajaran!"

"Emang berani?!"

"Siapa takut?! Jangankan cuma pacarmu, pocong aja abang libas!"

"Lho kok tahu sih nama cowokku?"

"Cowokmu?! Kayak kuntilanak aja sih pacaran sama pocong?"

"Ih Abang pinter deh, tau namaku juga! Ahihihihih..." kata si cewek bersiap-siap terbang ke pohon.

Sambil grogi, Jabon bertanya, "Neng, kalau mau lari ke arah mana ya?"

Baca Juga: (Crazy Moment, Sebuah Masa Lalu Yang Aneh!)

Besok malamnya lagi, Jabon pulang lembur lagi. Tapi kali ini dia berinisiatif pulang melalui jalan yang nggak ada pepohonannya.

"Gara-gara program penghijauan kota nih, penanaman sejuta pohon, populasi kuntilanak meningkat," gumam Jabon menyalahkan pemerintah.

Tiba-tiba Jabon ketemu cewek lagi.

"Ada cewek malam-malam, jangan-jangan kuntilanak lagi! Hii serem trauma gua!" batin Jabon siap-siap berbalik arah.

"Mau kemana, Bang?" si cewek duluan menyapa.

"Eitss... Kamu kuntilanak kan?"

"Enak aja!"

"Huff... Untung ternyata bukan, jadi kamu cewek beneran?"

"Makanya lihat-lihat dulu jangan main tuduh aja!"

"Sorry deh, sorry, hehe.."

"Lain kali sebelum nuduh perhatiin baik-baik dulu, kuntilanak apa bukan!"

"Iya deh. Abang juga ragu masa cewek secantik Neng Kuntilanak. Namanya siapa sih Neng?"

"Ihh malah ngajak kenalan. Serius? Emang udah udah perhatiin aku baik-baik?"

"Ahh bikin penasaran aja si Eneng ini. Emang kenapa sih, Neng?"

"Lihat nih punggung gue, bolong kan? Itu artinya gue Sundel Bolong! Bukan kuntilanak! Xixixixi!!"

"Allahu Akbar...." Jabon berlari ketakutan kayak orang ketemu hantu.

Baca Juga: (Kisah Sedih Seorang Jomblo!)

Malam besoknya, Jabon terpaksa pulang kerja lewat jalan lain lagi. Sayangnya tanpa sepengetahuannya, di jalan itu terdapat sebuah kuburan. Kebeneran malam itu pas dia lewat, ada cewek cantik sedang serius memperhatikan batu nisan. Melihat kecantikan cewek itu, nafsu ngegombal Jabon timbul.

"Neng, papa kamu dukun ya?"

"Nggak tahu Bang, saya orang baru di sini..."

"Haduh apaan sih? Jawabnya tuh 'kok tau' gitu!"

"Oh. Yaudah diulang deh."

"Neng, Papa kamu dukun ya?"

"Kok tahu?"

"Soalnya kamu pemberani banget di kuburan sendirian. Emang nggak takut hantu?"

Sang cewek melengos. "Enggaklah."

"Kalau aku sih takut sama hantu. Tapi aku lebih takut kalau kehilangan kamu..

"Aih Abangnya bisa aja!" kata si cewek sambil meremas-remas batu nisan.

"Nisannya jangan diremesin dong, Neng?! Lebih baik Eneng ngeremesin hati Abang ajah..

"Biarin!" kata si cewek sambil menendang batu nisan. "Aku marah Bang! Tanggal matiku salah tulis, padahal baru tadi pagi aku dikubur di sini!! Huft!!"

Jabon spontan lari tanpa permisi! Sedang semangat berlari, tiba-tiba kakinya tersandung sesuatu dan berakibat ia tersungkur di tanah. Di saat itulah dia melihat seorang perempuan duduk rileks di batu nisan sambil main hape.

"Neng pinjem hapenya bentar, buat nelpon temen saya suruh jemput?"

"Ih jangan dong, Bang. Orang lagi dipake Facebookan!"

"Dasar pelit. Facebookan kok di atas kuburan. Kayak nggak ada tempat lain."

"Kan sekalian nyari sinyal, Bang. Soalnya di dalam sinyal lemah, mhihihihihi...

"Ya Alloooh! Tuluuung..!" Jabon lari lagi.

Di gerbang pemakaman, Jabon berjumpa cewek lagi. Sambil ngos-ngosan kembang kempis senin kamis, Jabon mendekati cewek tersebut.

"Eh Neng, numpang tanya."

"Mau nanya apa, Bang?"

"Masak udah dua kali saya ketemu hantu! Emang kuburan ini angker ya, Neng?"

"Emm... Kayaknya enggak deh, Bang. Soalnya sudah 5 tahun saya dikubur di sini, nggak pernah ada kejadian apa-apa kok. Mhihihii..."

BRUK! Jabon pingsan sepingsan-pingsannya pingsan!

Dan semenjak itu, kalau kerja Jabon nggak pernah pulang malam. Pulangnya selalu pagi! Wkwkwk. Ups!

Baca Juga: (Cerita Gokil Cucu Gemesin)

Satu Cara Ngegombal Paling Jleb!


Ini adalah sebuah cara merayu yang ampuh membuat korbannya salah tingkah dan senyum-senyum sepanjang hari. Harap hati-hati mempraktekkan ilmu gombal ini. Jangan disalahgunakan untuk mempermainkan perasaan orang lain. Karena gombal yang satu ini, cukup ampuh mengena di hati target.

Kenapa saya katakan benar-benar ampuh? Karena saya sendiri pernah jadi korban kata-kata gombal ini. Saat itu saya sempat melayang beberapa detik, untuk kemudian mimisan 16 giga.

Silahkan gunakan ilmu gombalan jika kamu sedang serius PDKT dengan seseorang yang kamu suka.



Berikut ini langkah-langkahnya:

Pertamanya ajak dia ketemu, usahakan ke suatu tempat yang nyaman untuk kalian ngobrol berdua. Jangan di tempat yang terlalu ramai, takutnya nanti acara penggombalan terganggu dan tidak berjalan sesuai rencana. Jangan juga di tempat yang terlalu sepi, nanti digrebek pemuda setempat.

Setelah bertemu, ajak dia ngobrol kejadian sehari-hari sambil ketawa-tawa. Hal-hal ringan saja misalnya tentang kapas, asap, debu, baja 2 miligram dan terserah apa saja yang penting rileks. Jangan membahas hal-hal berat yang menguras banyak pikiran, misalnya tentang prediksi ekonomi dunia tahun 2016, atau berdiskusi mengenai hubungan antara meningkatnya trafik blog dengan konstelasi bintang Scorpio serta efek negatifnya bagi masyarakat penggemar Persipura Jayapura. Jangan! Nanti malah pusing 7 trenggiling.

Pokoknya ngobrol hal yang santai yang bikin ceria. Kemudian, di tengah-tengah keceriaan, sontak langsung kamu hentikan obrolan itu. Stop! Lalu ubah ekspresi wajah kamu menjadi sedih. Usahakan sesedih-sedihnya kayak tampang orang mau bunuh diri atau orang habis kehilangan duit jutaan.

Otomatis si target akan heran dan bertanya, "Kamu kenapa?"

Jawab saja: "Nggak apa-apa..."

Jawabnya sambil menggeleng lemah. Usahakan dengan tampang semurung mungkin. Pasti si gebetan bakal semakin gregetan dan penasaran.

"Nggak apa-apa kok mendadak tampang kamu sedih gitu? Kenapa? Cerita dong. Kamu kebelet ngising?"

"Nggak apa-apa. Udah ya, aku pulang dulu..." 
Katakan itu dengan suara segalau yang kamu bisa. Setelah itu segeralah bergegas pulang. Biarin si dia semakin mati penasaran.

Mungkin saking penasarannya dia akan telepon-telepon dan ping-ping. Tapi cuekin saja dulu.

Nah, di saat yang menurut kamu tepat, SMS-in dia. Ingat dengan SMS. Jangan WhatsApp, BBM, Line dan sejenisnya. Meskipun sudah hampir jarang digunakan, untuk urusan ini SMS akan lebih terasa nyaman dan lebih mengena. Percayalah. Dengan SMS dia tidak akan terlalu malu, karena tidak ketahuan kalau pesan kamu sudah terbaca.

Begini bunyi SMS-nya:

"Kamu tahu, kenapa tadi aku tiba-tiba begitu sedih? Aku duduk bersama seseorang yang paling berarti buatku. Tapi tiba-tiba aku sadar, baginya aku mungkin tidak berarti apa-apa..."

Selamat mencoba. Salam Gombal!

*****

Misteri Sebotol Shampo

Cerita lucu ini terinspirasi dari sebuah cerita humor yang banyak beredar di internet. Salam hormat untuk siapapun pencetus ide cerita ini.

Misteri Sebotol Shampo!

Pada suatu sore yang nggak jelas, Zuck diajak kakak sepupunya nemenin ke swalayan. Agak males sih sebenernya, tapi terlahir sebagai anak yang baik dan bener ia pun bersedia menjadi tukang ojek gratisan.

Sampai di tujuan. Walau tidak punya duit, Zuck pede aja ikut-ikutan masuk ke dalam. “Kak, shampoo buat cewek yang ampuh bikin rambut item bagus gitu apaan sih?”

“Sansil extra angus. Mau beliin buat Kakak yah? Tumben nih? Makasih lho sebelumnya. Kamu…

“Bukaaan! Dih..” potong Zuck. “Kado buat Linn..”

“Kado? Kado kok sampo sih, ndak modal banget!”

“Itu belum seberapa kak, rencananya malah sekalian kakak yang aku minta bayarin shamponya...”

“Parah! Kamu tuh ya dari dulu masih aja pelit dipeliara. Tuyul dong dipelihara biar kaya!” omel si kakak. “Tapi okelah ndak apa-apa, cuma shampo ini..”

“Muehehehe. Itu baru namanya kakak yang bisa jadi panutan untuk segenap adek-adek…” Zuck nyengir jelek banget. Asli!

Kemudian Zuck mengambil sebotol shampo dan dimasukan kekeranjang belanja, bercampur dengan barang belanjaan kakaknya yang terdiri dari deodoran, handbodi, odol, katonbat, taplak meja, pencukur bulu ketek, batre basah, kabel kopling, gir astrea, pupuk urea, soptek dan bermacam-macam sabun.

“Kakak.. Bungkusin sekalian dong shamponya tadi” pinta Zuck sepulang dari swalayan.

“Trus kamu sendiri ngapain?”

“Kalau cewek yang bungkus kan bisa lebih rapi, sementara aku nulis kata-kata mutiara untuk ditaruh dalam kado…”

Kakak yang baik tersebut setuju membantu. Dan tidak pake lama kado rampung dihias, kertas ucapan juga udah dimasukan. Zuck segera mengirim kado tersebut ke rumah Linn melalui TIKI.

*****

Tiga hari kemudian Zuck ke rumah Linn.

“Hei Sayangnya aku, apa kabar?” Zuck menyapa.

“Lumayan..” Linn menjawab tanpa selera.

“Cuma itu? Lumayan gimana?”

“Ya lumayanlah, daripada lumayun!”

“Kamu kenapa ya? Aneh?” Zuck curiga.

“MAKSUD KAMU KIRIM KADO DITAMBAH KATA-KATA NGGAK MUTU ITU APA?! HAH?!!!” suara Linn tiba-tiba menggelegar. Zuck kaget setengah hidup!

“Emang ada yang salah sama kata-katanya?!” jawab Zuck sambil ngucek-ngucek lubang telinganya.

“KAMU BACA AJA SENDIRI!!! BACA!!” teriak Linn 3x lebih menggelegar daripada yang tadi, sambil melemparkan kertas pesan ke muka Zuck.

"Lembut dikit kenapa sih? Iqra, Zuck, iqra. Gitu."

"Bodo..."

Zuck mengambil kertas itu, membacanya penuh hikmat: ‘Hei Sayangnya aku, kado ini spesial buat kamu, memang sih murah nilainya tapi aku ingin setiap kamu memakainya kamu bisa teringat aku. Jangan lupa, tiap mandi selalu dipake ya, biar rambutmu makin hitam dan lebat. Ntar kalau aku kesana kamu harus lihatin ke aku hasilnya, aku pasti ingin membelainya…

Selesai membaca, Zuck menatap Linn: “Kalimat-kalimatnya tertata rapi sesuai EYD, tanda bacanya juga tepat pada tempatnya. Bagus kok...

“KOPLOK!” sela Linn, sambil matanya melotot marah ke arah Zuck. “Nggak usah ngelantur. Sebenarnya aku ini kamu anggap wanita apaan sih, Mas?” lanjut Linn serak.

“Wanita karir. Eh, bener nggak sih?” Zuck cengar-cengir bego.

“DASAR!!” semprot Linn, kemudian langsung lari ke kamar.

Tinggalah Zuck melongo bingung seorang diri. Tiba-tiba datang email dari kakaknya: ‘Gawat Zuck, ada kesalahan teknis! Yang kakak masukin ke dalam kado ternyata botol sabun sirih punya kakak’

“Hah! Mati saya!”